Startifikasi Sosial : Pengertian, Sifat dan Macam Bentuk Serta Contohnya Lengkap !

Startifikasi Sosial – Startifikasi sosial merupakan sub-pembahasan dari rangkuman artikel kita tentang struktur sosial dalam masyarakat. Sama hal-nya dengan diferensiasi sosial, secara garis besar starfifikasi sosial adalah gejala yang bersifat menyeluruh dalam masyarakat yang erat kaitannya dengan budaya dan kepentingan bersama.

Kami sangat menyerankan kepada sahabat sekalian untuk membaca dan memahami artikel struktur sosial dan diferensiasi sosial sebelum atau sesudah membaca artikel tentang startifikasi sosial. Karena ke tiga pembahasan diatas semuanya saling berhubungan satu sama lain.

Pengertian Startifikasi Sosial

Dalam bahasa latin definisi startifikasi sosial secara bahasa berasal dari kata “stratum” dan “socius”. Arti dari kata “stratum” adalah tingkatan sedang “socius” artinya teman teman atau masyarakat. Dari kedua kata tersebut bisa kita tarik kesimpulan bahwa yang dimaksud startifikasi sosial adalah suatu tingkatan dalam suatu kelompok masyarakat.

Mudahnya pengertian startifikasi sosial secara umum adalah suatu pengelompokan berdasarkan tingkatan status sosial yang dimiliki masing masing individu. Pengelompokan berdasarkan lapisan sosial secara bertingkat dari setiap individu terjadi karena adanya kebiasaan setiap individu dalam melakukan pola komunikasi antara individu dengan individu ataupun kelompok dengan kelompok.

Penataan suatu lembaga sangatlah diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat, dalam penataan inilah startifikasi sosial terbentuk secara sedikit demi sedikit. Karenaya peran dari pada startifikasi sosial dalam masyarakat cukup penting untuk menata suatu organisasi kelompok masyarakat.

Definisi Startifikasi Sosial Menurut Ahli

Dalam dunia sosiologi, ada banyak sekali ilmuan yang ahli dalam bidang ini dan beberapa diantaranya ada yang dijadikan sebagai acuan dalam mempelajari ilmu sosiologi. Ada beberapa ahli yang men definisikan startifikasi sosial. Berikut kami kutipkan :

Menurut Astrid S. Susanto

yang dimaksud startifikasi sosial menurut Astrid S. Susanto merupakan suatu hasil dari sebuth kebiasaan antar individu secara tersusun dan teratur, sehingga setiap orang memiliki keadaan yang menentukan hubungannya dengan orang secara vertikal ataupun horizontal dalam kehidupan masyarakat.

Menurut Max Weber

Definisi stratifikasi sosial menurut Max Weber adalah penggolongan dari setiap individu dalam kelompok yang masuk ke suatu sistem sosial tertentu ke dalam lapisan-lapisan hierarki menurut dimensi kekuasaan, hak istimewa, dan prestise.

Menurut Soerjono Soekanto

Stratifikasi sosial adalah pengklasifikasian individu masyarakat ke dalam kelas-kelas yang dilihat secara bertingkat atau sistem berlapis pada kelompok masyarakat.

Menurut P.J Bouman

Pengertian Stratifikasi sosial menurut P.J Bouman adalah golongan orang orang yang ditandai dengan cara hidup dalam kesadaran akan beberapa hak istimewa tertentu dan menurut gengsi kemasyarakatan.

Bentuk Bentuk Startifikasi Sosial

Setelah kita semua tau apa itu startifikasi sosial, sub-bahasan selanjutnya adalah tentang bentuk startifikasi sosial yang ada dalam masyarakat berikut kami berikan contoh contoh bentuk startifikasi sosial. Diantara bentuk yang pokok ada 4 bentuk sistem startifikasi sosial diantaranya :

a. Sistem Kasta

Kasta merupakan sistem yang berhubungan erat dengan suatu tradisi agama hindu yang berasal dari india. Sistem kasta di negara india juga disebut caturwarna yang terdapat didalamnya 5 pembagian kasta. Kasta dalam sistem ini digolongkan berdasarkan garis keturunan keluarga.

Sifat sistem kasta adalah startifikasi sosial tertutup. Berikut 5 tingkatan kasta yang terdapat dalam agama hindu diantaranya :

  • Brahmana: golongan pendeta dalam masyarakat Hindu yang dianggap bisa berhungan langsung dengan para dewa dewa.
  • Kesatria: golongan ini berasal dari keturunan bangsawan dan prajurit dalam masyarakat Hindu.
  • Waisya: Dikalangan masyarakat hindu kasta ini milik mereka para pedagang, petani, dan tukang.
  • Sudra: golongan rakyat biasa dalam masyarakat Hindu.
  • Paria: dalam masyarakat Hindu kasta ini hanya dimiliki masyakyat yang memiliki status hina-dina (jembel).

b. Sistem Kelas Sosial

Dalam bentuk startifikasi sosial kelas setiap individu kedudukannya bisa turun atupun naik tergantung dari penilaian masyarakat. Status sosial seseorang dalam bermasyarakat dalam sistem kelas merupakan parameter pokok seseorang bisa memiliki kelas yang tinggi.

Seseorang yang berusaha meningkatkan pendidikan atau bisa juga meninggkatkan pengasilan financial merupakan contoh startifikasi sosial dalam sistem kelas. Pokok sistem ini ada pada perbedaan hierarkis antara kelompok manusia dalam masyarakat dan budaya.

c. Sistem Foedalisme

Sistem foendalisme adalah suatu penggelompokan kekuasaan bersifat sosiopolitik yang dijalankan para penuasa dari kalangan bangsawan untuk mengatur daerah daerah yang diklaimnya menggunakan cara kerja sama dengan pemimpin-pemimpin lokasi sebagai mitra. Dalam sistem ini setiap kelompok masyarakat memiliki hak dan kewajiban yang jelas pada setiap individunya.

Ada 3 pengklasifikasian pada sistem feodalisme yaitu, bangsawan sebagai kelompok yang mengatur semua unsur, pemuka agama sebagai yang mendoakan bangsawan, dan tingkatan terendah adalah rakyat jelata yang bekerja menyediakan makanan untuk semua unsur.

d. Sistem Perbudakan

Dari bentuk startifikasi sosial yang ada, sistem perbudakan merupakan bentuk paling ekstrim. Dalam sistem ini setiap orang bisa memiliki orang lain sebagai properti. Karena stasusnya sebagai properti hal ini memperbolehkan pemiliknya menggunakan kekerasan. Seorang majikan memiliki strata atas dan punya hak penuh atas budak yang ia punya. Sementara Budak Berada di urutan terendah dan tidak memiliki kebebasan karena statusnya dimiliki.

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: